Istilah Penting Dalam Forex Trading 5

Inilah bagian terakhir dari Istilah Penting Dalam Forex Trading,

Eurocurrency dan Eurobanking
Pasar eurocurrency (pasa uang eksternal) terjadi ketika suatu mata uang didepositokan dan beredar di luar wilayah hukum negara yang menerbitkannya. Artinya, ketika diperjualbelikan diluar pasar uang domestic Amerika, maka $ menjadi Eurodollar. Demikian pula, misalnya mata uang Europound yang beredar diluar negara Inggris, Euroyen yang berada diluar Jepang. Secara konseptual, pasar Eurocurrency seperti berada di antara pasar uang dan pasar valuta asing.

Dalam pasar uang, baik simpanan (deposito) yang diterima maupun kredit yang diberikan adalah dalam mata uang negara di mana bank berkedudukan. Dalam pasar valuta asing atau pasar forex, mata uang yang dikonversi menjadi mata uang lain dimana pun suatu bank berkedudukan. Sedangkan dalam pasar eurocurrency, baik simpanan (deposito) yang diterima maupun kredit yang diberikan adalah dalam bentuk mata uang selain mata uang negara di mana bank berkedudukan.

Eurobank adalah lembaga keuangan yang secara simultan menerima deposito dan memberikan pinjaman dalam mata uang selain mata uang lokal di mana lembaga keuangan tersebut membuka kantornya. Instrumen financial yang diderivasi dari eurocurrency pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan yang diperjualbelikan di pasar domestik. Untuk menunjukan bahwa pasar eurocurrency benar-benar segmented, ada kebiasaan untuk menyertakan kata “Euro” di depan nama instrument eurocurrency seperti eurodeposit, eurocertificate of deposit, euroloan, dan lain sebagainya.

Base Price dan Counter Price
Pada kurs dimana USD menjadi base currency dan kemudian terjadi kenaikan pada kurs tersebut, memberi arti bahwa USD terapresiasi (menguat) dan mata uang lain tersebut terdepresiasi (melemah). Sebagai contoh, jika kurs USD/JPY berubah dari 120.01 menjadi 123.01, USD dikatakan menguat (JPY melemah) dikarenakan saat ini dibutuhkan lebih banyak JPY untuk ditukarkan dengan USD. Kendati demikian, notasi kurs sebagaimana ditulis di atas tidak berlaku untuk mata uang poundsterling Inggris (GBP), dollar australia (AUD), dollar Selandia baru (NZD), dan Euro (EUR). Untuk kurs empat mata uang ini, mereka menjadi base currency, dan USD menjadi mata uang kedua (counter atau quote currency). Sebagai contoh, jika kurs GBP/USD adalah 1.4366, maka satu GBP setara dengan 1.4336 USD. Dalam kurs empat mata uang ini, kenaikan kurs berarti melemahnya USD (karena kemudian dibutuhkan lebih banyak USD untuk ditukarkan dengan base currency atau GBP,EUR,NZD atau AUD) da menurunnya kurs berarti melemahnya base currency.

Apresiasi dan Depresiasi
Apresiasi (atau Depresiasi) adalah perubahan nilai tukar mata uang satu terhadap mata uang lainnya karena mekanisme pasar. Ketika nilai tukarnya menurun (atau meningkat), mata uang tersebut dikatakan telah terdepresi . Misalnya, Wanda the Winetaster (si peminum anggur), seorang Amerika memutuskan untuk membeli sebotol anggur Chateau Lafite Rothscild tahun 1961 (tahun yang terbaik) untuk mengisi tempat penyimpanan aggurnya. Kalau harga anggur di perancis adala 1.000 euro dan kurs adalah $1.19 per euro, maka harga anggur yang akan dibayar oleh Wanda adalah $ 1,19 (1.000 euro x $ 1,19/euro).

Sekarang misalnya Wanda menunda pembeliannya dua bulan lagi, dimana euro terapresiasi menjadi $1, 40 per euro. Kalau harga domestik dari Lafite Rothscild tetap 1.000 euro, maka harganya akan naik dari $1,190 menjadi $1,400, tetapi apresiasi mata uang membuat harga barang-barang luar negeri di negara tersebut menjadi lebih murah. Pada kurs $ 1,19 per euro, computer Dell seharga $ 2.000 akan seharga $ 1.681 euro bagi Pierre sang Programmer, kalau kurs naik menjadi $ 1,40 per euro, computer tersebut akan seharga hanya 1.429 euro.

Depresiasi euro akan menurunkan harga barang Prancis di Amerika tetapi menaikkan harga barang Amerika si Perancis. Kalau euro turun sebesar $ 1,00, satu botol anggur Lafite Rothscild milik Wanda hanya akan seharga $ 1,000 bukan $ 1,190 dan computer dell yang akan dibayar Pierre sebesar 2000 euro bukan 1.681 euro. Dengan demikian dapat diambil kesimpulan, ketika mata uang suatu negara terapresiasi (nilainya relative naik terhadap mata uang lainnya), barang yang dihasilkan oleh negara tersebut di luar negeri menjadi lebih mahal dan barang-barang luar negeri di negara tersebut menjadi lebih murah (asumsi harga domestik kontan di kedua negara). Sebaliknya, ketika mata uang suatu akan memudahkan produsen domestik untuk menjual barang-barangnya di luar negeri dan membuat barang-barang luar negeri menjadi kurang bersaing di pasar domestik.

Futures Market
Pasar futures market adalah bentuk khusus dari pasar forward dimana transaksi pembelian dan penjualan valas dilakukan pada suatu bursa resmi. Transaksi yang dilakukan di bursa futures merupakan transaksi yang distandarisasi oleh suaturegulasi atau aturan tertentu.

Semoga bermanfaat dari semua artikel yang dituliskan mulai dari Istilah Penting Dalam Forex Trading 1, 2, 3, 4 dan 5 ini. Happy trading

Related Posts:

Istilah Penting Dalam Forex Trading 4

Mari kita lanjutkan Istilah Penting Dalam Forex Trading bagian 4, sebagai berikut:

Nostro Account
Bank yang aktif dalam bisnis international harus melihat cukup kas (balance) dalam mata uang asing untuk mengeksekusi perintah pembayaran international, baik yang timbul dari aktivitas perdagangan (ekspor-impor barang dan jasa) maupun dari aktivitas pasar keuangan international. Jenis mata uang yang dipelihara tentu bukan sekedar mata uang asing, tetapi harus major currency, misalnya USD, GBP, EUR, dan JPY.

Sebagian dari kas ini biasanya disimpan dalam rekening giro (current account) dibank asing korespondennya, untuk dijadikan sebagai kas kerja (working balance). Misalnya, AmBank Amerika memiliki rekening giro dalam GBP di BritBank Inggris, sebaliknya Britbank memelihara rekening giro dalam USD di AmBank. Dalam dunia perbankan, rekening milik AmBank (BritBank) yang berada di BritBank (AmBank) dinamakan nostri account, yang secara umum didefinisikn sebagai rekening miliki bank non-residen yang berada di bank asing (correspondent bank).

Closing Rate dan Opening Rate
Dalam setiap sesi perdagangan forex, pada dealer biasanya bekerja satu jam lebih awal untuk berdiskusi bersama rekan kerjanya serta mendapatkan briefing singkat dari ‘kapten’ dealing room. Melalui meeting, tim dealer melakukan peninjauan ulang (reassessment) terhadap strategi-strateginya dan kemudian mentukan taktik-taktik berdasarkan hal-hal berikut:

Pertama, closing rate (kurs penutupan) dibelahan bumi yang lain. Closing rate adalah kurs yang ditutup dapa setiap trading session di pusat-pusat financial seperti New York, London, Brussel, Singapura, Hongkong dan Tokyo. Karena perbedaan zona waktu, pasti ada perbedaan closing rate diantara pusat-pusat financial tersebut. Ketika bank-bank di London sudah tutup dan New York menjelang menutup kantornya, bank-bank dijakrata sedang bersiap-siap membuka kantornya. Pada saat Jakarta sedang akan memulai trading session, bank-bank di Tokyo dan Hongkong sudah beberapa jam lebih dulu beroperasi. Closing rate dari pusat-pusat financial harus dibaca sebagai kecenderungan beru (new trend) dalam pasar valuta asing global.

Kedua, perkembangan ekonomi dan politik terkini. Diabawah sistem kurs mengambang, perkembangan indicator ekonomi seperti bungaminflasi, pengangguran dan neraca pembayaran menjadi fundamental dalam menentukan kurs, jika tidak secara jangka pendek mungkin jangka panjang. Faktor-faktor politik seperti gejolak social, pergantian pemerintahan, dan serangan militer dapat juga mempengaruhi, dan bahkan ‘mendikte’ pasar.

Ketiga, Net exchange position. Perlu diperhatikan bahwa departemen dealing room tidak bisa begitu saja menetapkan kurs dalam arus kasnya untuk waktu yang lama. Net exchange position senantiasa berubah seiring dengan perubahan harga pasar. Bagi dealer yang mengambil posisi terbuka (open position), perubahan kurs pasar bisa menimbulkan gain atau loss.

Berdasarkan info tersebut, kapten dealer menetapkan opening rate (kurs pembukaan) dengan mengacu pada nilai tukar currency pair yang utama (major), misalnya nilai tukar USD terhadap GBP. Setelah opening rate GBP/USD ditetapkan, delaer kemudian menghitung opening rate satu unit USD terhadap mata uang utama lainnya seperti JPY, CHF, EUR, dan mata uang minor seperti SGD, HKD, AUD. Setelah opening rate dihitung dan diupload, maka satu trading siap dimulai.

Hard Curently dan Soft Curently
Hard curently adalah julukan untuk mata uang yang memiliki permintaan tinggi (strong demand) dan pasokan terbatas (limited supply). Julukan ini terkait dengan kekuatan ekonomi suatu negara yang ditandai dengan surplus neraca perdagangannya yang besar. Status ini dikontrakdisikan dengan soft currency. Aktivitas yang terjadi di pasar valuta asing tidak lain adalah pertukaran (atau pengonversian) mata uang satu terhadap mata uang lain. Tapi, tidak ada satu pun negara yang menyediakan fasilitas perdagangan atau pengonversian seluruh mata uang yang ada. Misalnya, di Indonesia mungkin sulit ditemukan bank yang melayani fasilitas penukaran rupiah terhadap mata uang negara Zaire atau mata uang negara Kuba. Atau penduduk nigeria mungkin tidak menemukan bank negaranya menjual rupiah. Tetapi untuk mata uang kuat (hard currency) seperti dolar dan yen, pasti diperjual belikan di hampir setiap negara.

Related Posts:

Istilah Penting Dalam Forex Trading 3

Lanjutan dari Istilah Penting Dalam Forex Trading 2

Hedging atau Covering
Laporan arus kas pada dasarnya menggambarkan lalu lintas dana yang diharapkan terjadi pada suatu saat dalam periode waktu tertentu. Sejauh masih dalam pengharapan, jumlah yang benar-benar diterima (ex post) bisa lebih kecil dari yang diharapkan (ex ante), atau jumlah yang benar-benar dibayarkan (ex post) bisa lebih besar dari yang diharapkan (ex ante). Inilah yang dinamakan resiko financial dalam pengertian bahwa yang diharapkan bisa berbalik menjadi kenyataan yang tidak diinginkan. Untuk menghindari resiko ini, maka perlu tindakan hedging atau covering.

Hedging dapat bermakna  to minimize or protect againts the loss of by counterbalancing one transaction, such us a bet, againts another, sedangkan covering berarti  to protec or shield from harm, loss and danger. Dalam konteks yang dibicarakan disini, hedging berarti menghilangkan net exchange position atau interest  rate position (gap) dengan mengadakan transaksi berlawanan, sedangkan covering berarti mengunci bunga atau kurs  di muka (in advance). Kadangkala pengertian hedging disamakan dengan covering. Ini dapat dimaklumi karena dua kata ini bermakna “melindungi” expected inflow maupun expected ouflow terhadap perubahan-perubahan bunga dan kurs yang tidak diharapkan.

Rolling Over
Keuntungan atau kerugian karena exchange position atau interest position tidak harus direalisasikan pada saat jatuh tempo. Pada saat dimana posisi sudah harus settle tetapi diprediksi  ke depan (forward) bahwa masih ada kemungkinan untuk mendapatkan gain atau mengurangi loss, maka posisi ini dapat “diperpanjang” atau di roll over. Keputusan untuk melakukan atau tidak melakukan rolling over harus berdasarkan superioritas harapan kita relative terhadap harapan pasar. Sebagai contoh, pada hari 1 (sekarang) diputuskan untuk menerima short NZ$ dan long $ dengan harapan bahwa nilai tukar $ per NZ$ akan terdepresiasi  pada hari 91. Ketika hari 91 tiba, ternyata nilai tukar $ per NZ$ telah terapresiasi lebih besar dari yang diantisipasi oleh pasar pada hari 1. Jika demikian, sekarang (91), kita mempunyai dua pilihan yang pertama, menerima exchange loss dan segera menutup (close) posisi pada hari 91. Kedua, pada hari 91, memperpanjang (rolling over) posisi kursnya sampai pada, katakanlah hari 120, dengan harapan $ akan terapresiasi terhadap NZ$ sedemikian rupa sehingga cukup untuk mengompensasi sebagian exchange loss. Rolling over adalah aktivitas penginvestasian kembali (reinvesment) atas sejumlah dana dipasar uang atau penundaan konversi mata uang satu menjadi mata uang lainnya, untuk beberapa waktu di kemudian hari setelah jatuh tempo, dengan harapan mendapatkan keuntungan atau memperkecil kerugian.

Convered Interest Arbitrage (CIA)
Convered interest arbitrage (CIA) adalah aksi atau strategi mengambil untung dimana orang dengan base currency tertentu, membeli instrument financial bersatuan mata uang asing, dan secara simultan menujual future value dari instrument itu di pasar forward terhadap base currencynya. Strategi ini dapat dilakukan apabila terdapat disparitas antara interest rate differential dengan exchange rate differential (persentase swap rate). Sejauh ada perbedaan antara differential ini, siapapun bisa memetik laba melalui operasi CIA. Pada dasarnya, CIA menyangkut jawaban atas dua pertanyaan yaitu mata uang apa yang harus dipinjam dan mata uang apa yang harus diinvestasikan?

Pertanyaan pertama tidak serta merta dijawab dengan meminjam dana pada bunga yang lebih rendah. Sebaliknya, jawaban atas pertanyaan kedua tidak selalu menyuruh kita untuk menginvestasikan dana pada pada bunga yang lebih tinggi. Apabila mata uang yang dipinjam tidak sama dengan mata uang yang diinvestasikan, kurs spot dan kurs forwardnya menjadi sangat penting untuk dipertimbangkan. Dalam konteks ini CIA menyatakan dalilnya. Sebelum CIA didalilkan, perlu kiranya untuk mengetahui konsep premi/diskon yang sudah :
  • Dalam transaksi forward, mata uang yang berbunga lebih tinggi akan dijual pada diskon (atau lebih murah dari harga spot) terhadap mata uang lawannya yang berbunga lebih rendah.
  • Dalam transaksi forward, mata uang yang berbunga lebih rendah akan dijual pada premi (atau lebih mahal dari harga spot) terhadap  mata uang lawannya yang berbunga lebih tinggi.
Berdasarkan konsep premi/diskon ini, dapatlah diformulasikan dua dalil bagi operasi CIA, yaitu:
Pertama, Dalil 1: apabila persentase forward diskon pada mata uang tertentu lebih kecil daripada interest rate differential yang berada mata uang itu, berarti ada laba dari CIA, yaitu : meminjam mata uang yang berbunga lebih rendah, dan menginvestasikannya dalam mata uang berbunga lebih tinggi, kemudian menjualnya secara forward hasil investasinya terhadap mata uang yang berbunga lebih rendah itu.

Kedua, Dalil 2: apabila persentase forward diskon pada mata uang tertentu lebih besar daripada intersest rate differential yang berada mata uang itu, berarti ada laba dari operasi CIA : yaitu meminjam mata uang yang berbunga lebih tinggi, kemudian menginvestasikannya dalam mata uang berbunga lebih rendah, kemudian menjual secara forward hasil investasinya terhadap mata uang  yang berbunga lebih tinggi itu.

Menyimak secara seksama dua dalil CIA tersebut, tampak bahwa dalam operasi CIA terdapat dua kegiatan “waspada” hedging dan covering. Hedging dapat dilihat dari transaksi yang saling berlawanan, yaitu meminjam mata uang itu terhadap mata uang berbunga lebih rendah da kemudian menjual mata uang itu terhadap mata uang berbunga lebih tinggi (dalil 1), atau meminjam mata uang berbunga lebih tinggi dan kemudian menjual mata uang itu terhadap mata ung yang berbunga lebih rendah  (dalil 2). Sementara itu, covering tampak dari usaha mengunci kurs forward untuk mendapatkan dana yang kelak dibayarkan pada pinjaman jatuh tempo.

Related Posts:

Istilah Penting Dalam Forex Trading 2

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel Istilah Penting Dalam Forex Trading 1, disini saya akan melanjutkan tentang istilah istilah penting dalam forex trading sebagai berikut:

Margin trading
Perdagangan dengan margin adalah suatu fasilitas yang disediakan kepada pelaku trading forex untuk bisa melakukan trading melebihi modal yang dimiliki. Hal ini bisa terjadi karena pemodal mendapat pinjaman dari bank atau broker, dimana pemodal cukup menyediakan sedikit uang sebagai jaminan (collateral).

Bagi pemodal, penggunaan margin trading akan dapat meningkatkan daya beli karena dana yang ditransaksikan melebihi jumlah modal yang dimiliki. Bagi perusahaan atau bank pemberi pinjaman, penggunaan margin trading akan dapat meningkatkan competitive advantage. Jenis margin yang disediakan kepada pemodal adalah :
  • Margin dengan presentase (Percentage Based Margin)
    Percentage Based Margin memberikan pinjaman kepada trader forex sebesar persentase tertentu dari nilai transaksi. Margin diberikan pada mata uang yang menjadi base currency dalam kuotasi. Sebagai contoh, dengan collateral sebesar 1% maka untuk transaksi USD/JPY sebesar $ 100.000 (1 unit), pemodal cukup menyediakan dana sebesar $ 1,000 (1% x $ 100,000).

  • Margin dengan jumlah yang tertentu (Fixed Amount Margin)
    Dalam perdagangan dengan margin, ada suatu istilah yang disebut leverage. Secara sederhana leverage merupakan perbandingan atau rasio jumlah dana yang bisa ditransaksikan dengan modal sendiri (sebagai collateral atau jaminan) yang dimiliki. Leverage ratio untuk setiap broker atau bank berlainan antara satu dengan yang lainnya, misalkan 50:1, 100:1, 200:1, atau 400:1. Dengan leverage 100:1, maka pemodal cukup menyediakan dana sebesar $ 1 untuk transaksi pembelian sebesar $ 100. Sebagai contoh, jika kita memiliki dana di rekening sebebsar $ 2,000, maka dengan leverage 100:1, kita membeli sampai $ 200,000.
Kendati demikian, transaksi dengan margin juga mengandung resiko yang bisa merugikan pemodal. Resiko yang melekat pada transaksi margin diantaranya adalah : pertama, menambah margin (margin call). Margin call adalah pemberitahuan yang dikeluarkan oleh pemberi fasilitas margin kepada pemodal untuk menambah modal pada rekening margin, karena posisi marginnya di bawah maintenaince margin (margin minimum yang harus selalu ada pada rekening pemodal). Kedua, likuidasi posisi. Resiko ini timbul akibat pemodal  tidak menambah modal pada rekening margin yang posisi marginnya berada dibawah maintenaince margin.

Dalam memanfaatkan fasilitas margin, terdapat beberapa hal  yang harus diperhatikan oleh pemodal yaitu: pertama, memehami bagaimana transaksi margin dilakukan dan pengaruhnya terhadap jumlah rekening yang dimiliki. Kedua, selalu memantau posisi margin balance dan melakukan stop-loss order pada setiap open position untuk meminimumkan risiko yang timbul. Ketiga, jika account balance yang dimiliki tidak cukup untuk menutup minimum margin requirement, posisi akan ditutup dengan otomatis.

Pasar Spot dan Forward
Transaksi spot, adalah jual beli valuta asing yang disertai kewajiban bagi pihak pembeli dan penjual untuk saling menyerahkan mata uangnya dalam kurun waktu meksimum dua hari kerja setelah terjadi kontrak. Tanggal dimana dua mata uang saling diserahterimakan (yaitu dua hari kerja setelah tanggal kontrak) dinamkan value spot. Meskipun jangka waktu yang standar adalah dua hari, serah terima spot dapat pula dituntaskan pada tanggal kontrak, atau satu hari setelah tanggal kontrak. Sedangkan transaksi forward adalah jual beli valuta asing yang disertai kewajiban bagi pihak pmebeli dan penjual untuk saling menyerahkan mata uangnya dalam waktu lebih dari dua hari kerja setelah tanggal kontrak. Kata ‘lebih dari dua hari kerja’ bisa berarti serah terima forward diselesaikan dalm kurun satu hari, satu minggu, satu bulan, tiga bulan atau satu tahun setelah value spot.

Interst Rate Position
Siapapun yang melakukan operasi pasar uang, arus kasnya dapat terpengaruh oleh perubahan-perubahan bunga yaitu harga instrument pasar uang. Apabila dilakukan operasi ini seraya membiarkan arus kas tersingkap terhadapa perubahan-perubahan tersebut, maka dikatakan bahwa arus kas dalam posisi bunga (interest rate position). Posisi bunga menjadi long jika pada tanggal kontrak yang sama, jangka waktu pinjaman dana dalam mata uang tertentu lebih panjang daripada jangka waktu investasi dana dalam mata uang itu. Sebaliknya, dikatakan short jika, pada tanggal kontrak yang sama, jangka waktu pinjaman dana dalam mata uang tertentu lebih pendek daripada jangka waktu investasi dan dalam mata uang itu.

Dengan kata lain, posisi long atau short terjadi apabila ada perbedaan umur pinjaman dan umur investasi, dimana keduanya dalam mata uang serta dikontrak pada tanggal yang juga sama. Dalam bahasa perbankan, selisih umur pinjaman dan investasi ini dinamakan gap. Aktivitas borrowing dan investment dari sudut pandang perbankan, berbeda jika dipandang dari sisi perusahaan non-bank (misalnya perusahaan manufaktur). Bagi bank, borrowing dapat terjadi karena menerima deposito dari nasabah atau penempatan dana dari bank lain, sementara itu, investment dapat dilakukan dengan menyalurkan kredit kepada nasabah atau menempatkan dana kepada bank lain. Bagi perusahaan non bank, borrowing dapat terjadi karena menerima dana pinjaman dari bank, sementara investment dapat terjadi karena mendepositokan dananya kepada bank.

Exchange Rate Position
Siapapun yang melakukan operasi pasar valuta asing atau trading forex, arus kasnya dapat terpengaruh oleh perubahan-perubahan kurs yaitu harga konversi mata uang satu terhadapa mata uang lainnya. Apabila dilakukan operasi ini seraya membiarkan arus kas tersingkap (ter-expose) terhadap perubahan-perubahan kurs, maka dikatakan bahwa arus kas dalam posisi kurs (exchange rate position). Posisi kurs menjadi long jika jumlah pembelian mata uang tertentu lebih besar daripada jumlah penjualannya. Sebaliknya, dikatakan short jika jumlah pembelian mata uang tertentu lebih kecil daripada  jumlah penjualannya. Dengan kata lain, posisi long atau short terjadi apabila ada perbedaan jumlah pembelian dan penjualan mata uang tertentu. Dalam bahasa perbankan, selisih jumlah pembelian dan penjualan ini dinamakan exposure.

Related Posts:

Istilah Penting Dalam Forex Trading 1

Istilah Istilah dalam Forex - Tokotua ForexSelain memiliki keterampilan dasar dalam bertrading forex, seorang trader juga harus memiliki pengetahuan dasar yang terkait dengan forex. Karena orang yang menjalani hidup tanpa pengetahuan maka ia akan tersesat.begitu juga dalam melakukan transaksi forex, seorang trader harus mengetahui beberapa hal dasar yang berhubungan dengan kelancaran forex trading. Adapun pengetahuan dasar tersebut adalah berkaitan dengan beberapa istilah penting dibawah ini:

Bid dan Ask
Dalam transaksi, harga beli dan harga jual dari suatu valuta asing dinyatakan dalam kuotasi bid/ask atau bid/offer. Bid adalah timgkatan harga dimana pedagang valuta asing bersedia untuk membeli, sedangkan ask atau offer adalah tingkatan harga dimana pedagang valuta asing bersedia untuk menjual (jadi sederhananya "bid adalah kesediaan kita untuk membeli atau open posisi beli, sedangkan ask atau offer adalah kesediaan kita untuk menjual atau open posisi jual"). Penting untuk diingat bahwa kuotasi kurs bid/ask bersifat resiprokal, artinya pembelian suatu valuta asing diikuti dengan penjualan valuta asing lainnya.

Contoh: kurs USD/CHF 1.7054/1.7057 berarti bahwa kita dapat membeli 1 USD dari pedagang valuta asing dengan 1.7057 CHF (Swiss Francs) atau menjual 1 USD dengan 1.7054 CHF. Jadi, jika kita membeli USD secara otomatis kita akan menjual CHF ( membeli USD dengan menggunakan CHF = menerima USD dan kehilangan CHF) . Jika kita menjual USD, kita otomatis akan membeli CHF (menjual USD  dengan menggunakan CHF = kehilangan USD dan menerima CHF). Dengan demikan, bid adalah tingkat harga dimana kita dapat menjual base currency (dan pada saat bersamaan membeli counter currency), sedangkan ask adalah tingkat harga dimana kita dapat membeli base currency (dan pada saat bersamaan menjual counter currency).

Pips/Spread
Jika diperhatikan, selalu terdapat selisih antara kurs bid dan ask dimana bid selalu lebih rendah dari ask. Selisih antara bid dan ask dikenal dengan spread. Perbedaan ini bisa terjadi karena bank atau pedagang valuta asing akan mencari keuntungan dengan menjual valuta asing dengan harga yang lebih tinggi saat membeli. Besarnya spread antara bid dan ask ditujukan dengan satuan pip atau point. Untuk USD/JPY, 1 pip adalah dua angka decimal dibelakang koma (0.01), sedangkan untuk kurs valuta asing lainnya (non-JPY) 1 pip adalah empat angka dibelakang koma (0.0001). Sebagai contoh, dengan kurs USD/CHF 1.7054/1.7057, spreadnya adalah 0.0003 (3pip), untuk USD/JPY 122.92/122.95, spreadnya adalah 0.3 (3pip).

Dalam perdagangan forex atau valuta asing dimana USD menjadi base currency, 1 pip dapat dibagi dengan kurs yang berlaku untuk mengetahui besarnya pip value. Dengan demikian, pip value untuk USD/JPY adalah 0.01 : exchange rate dan pip value USD/CHF adalah 0.0001 : exchange rate. Sebagai ilustrasi, dengan kurs USD/JPY 122.92/122.95 kita membeli $ 100,000 (pada harga JPY 122.95) lalu katakanlah beberapa saat kemudian kurs USD/JPY tersebut berubah menjadi 122.97/122.99. Dengan kurs tersebut, kita kemudian menjual kembali $ 100.000 (pada harga JPY 122.97).

Dari transaksi tersebut, terdapat selisih sebesar 0.2 atau 2 pip (122.97 - 122.95), sehingga pip valuenya dapat dihitung sebesar (0.01/122.97) x $ 100,00 = $ 8,13 per pip. Dengan 2 pip keuntungan dari transaksi sebesar $ 100,000 adalah $ 16.26 (2 pip x $ 8.13). Untuk kurs dimana USD tidak menjadi base currency, kita harus mengalihkan pip value tersebut dengan currency USD. Sebagai ilustrasi, pip value untuk EUR/USD pada kurs 0.9887 adalah EUR 0.0001011 (0.0001 : 0.9887), dengan transaksi misalkan EUR 100,000

Cross Currency
Dalam beberapa transaksi valuta asing, mata uang USD sebagai ‘centerpiece’ di pasar valuta asing tidak dipergunakan. Jika suatu mata uang negara lain bukan dalam bentuk USD, maka kurs tersebut disebut Cross Currency sebagai contoh kurs EUR/JPY 127.95 (1 Euro setara dengan 127.95 Japanese yen). Untuk mendapat mengetahui Cross currency, dalam hal ini EUR/JPY, dapat dilakukan dengan membandingkan kurs EUR/USD dan USD/JPY. Cross currency pada umumnya digunakan oleh para arbitrager, untuk melakukan international triangular arbitrage (mencari keuntungan dari perbedaan spot rate yang berlaku dengan cross rate di tiga tempat yang berbeda).

Lanjutkan membaca pada : Istilah Penting Dalam Forex Trading 2, Terima kasih

Related Posts:

Analisis Fundamental

Analisis Fundamental - Tokotua Forex Analisis Fundamental adalah analisis yang didasarkan pada situasi dan kondisi ekonomi, politik, dan keamanan secara global dan juga tiap-tiap negara di dunia, terutama negara-negara pemilik mata uang kuat, seperti  Amerik Serikat, Kanada, Inggris, Swiss, Jepang, Cina, Singapura, Australia, dan New Zealand.

Analisis fundamental membutuhkan kelihaian dan seni tersendiri untuk memperhitungkan penting tidaknya suatu informasi menjadi faktor yang akan berpengaruh terhadap fluktuasi nilai tukar suat mata uang. Berikut adalah prinsip-prinsip analisis fundamental:

Raksi berantai,
Semakin besar dampak berantai suatu informasi, semakin besar pengaruhnya terhadap nilai tukar.

Jarak informasi,
Semakin dekat informasi dengan suatu mata uang, semakin besar pengaruh informasi tersebut. Misalnya, informasi yang berasal dalam negeri Indonesia akan lebih besar pengaruhnya terhadap nilai tukar rupiah dibanding informasi dari luar negeri.

Sumber berita,
Semakin resmi sumber berita, semakin kuat pengaruhnya terhadap nilai tukar mata uang.

Jenis berita,
Berita ekonomi lebih kuat pengaruhnya terhadap nilai tukar mata uang dibanding berita lainnya, seperti politik, sosial atau budaya.

Prosedur analisis fundamental itu melalui segala informasi termasuk hal-hal yang tidak rasional terkadang harus dikumpulkan, guna untuk dijadikan alat untuk memprediksi pergerakan kurs mata uang. Pada intinya, informasi tersebut akan mempengaruhi supply dan demand atas mata uang suatu negara. Sedangkan metode melakukan analisis fundamental yaitu dengan terus menerus meng –up date informasi yang ada. Mengenai media informasi tersebut bergantung ketersediaan yang ada di tempat kita. Namun, untuk FOT informasi ini akan selalu tersedia di menu view.

Untuk memperoleh data-data fundamental, trader biasanya menggunakan informasi-informasi yang disediakan oleh beberapa media. Media biasanya menambahkan ulasan-ulasan dan perkiraan pergerakan harga karena pengaruh indikasi tersebut. Analisa fundamental (fundamental analysis). Melalui metode ini akan dilakukan prediksi terhadap pergerakan harga dan kecenderungan pasar dengan menganalisa indikator-indikator ekonomi, kebijakan pemerintah, dan faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap fundamental perekonomian. Analisis Fundamental mempelajari the causes of market movements, sedangkan Analisis Teknikal mempelajari the effect of market movement.

Related Posts:

Analisis Teknikal

Belajar Analisis Teknikal Forex - Tokotua Forex Analisis teknikal pertama kali di temukan oleh Charles Dow, seorang jurnalis berkebangsaan Amerika Serikat yang juga salah satu pendiri bursa keungan Dow Jones di Amerika Serikat. Analisis teknikal adalah studi harga dengan menggunakan grafik sebagai alat utama. Dengan menggunakan data-data pergerakan harga dari waktu yang lalu (historical) untuk menentukan ke mana arah pergerakan harga selanjutnya. Poin terpenting dari analisis ini adalah bagaimana caranya agar kita mampu mengenali trend sedini mungkin.

Analisis tekinikal yang digunakan saat ini berasal dari Dow Theory . Dow Theory adalah formulasi dari kumpulan artikel di Wall Street, yang dikembangkan Charles Dow dari tahun 1900 hingga tahun 1902. Asal usul dari teori ini mencakup prinsip-prinsip seperti tren harga, harga melakukan diskon pada semua informasi yang dikethui (teori yang berasumsi bahwa semua informasi baik saat ini, masa lalu ataupun masa depan telah di diskonkan dan di serap ke dalam pasar berdasarkan informasi baik dari emosi investor, data inflasi, data ekonomi, serta pengumuman laporan keuangan), konfirmasi dan penyimpangan (diver-gence), volume mencerminkan perubahan harga, dan dukungan tahanan (support/resistance).

Secara sederhana,  Analisis teknikal  dapat diartikan sebagai suatu studi dan "seni" yang dipakai untuk mengindera kecenderungan harga yang akan datang dengan menggunakan chart maupun perhitungan matematis. Dari pengertian tersebut, bisa dilihat bahwa terdapat dua jenis alat yang dipakai dalam Analisis teknikal, yaitu charting dan quantitative model. Dalam melakukan "penginderaan", terdapat beberapa asumsi yang dipakai dalam Analisis teknikal, antara lain:
  • Pertama, All market fundamentals are depicted in the actual market data. 
  • Kedua, harga yang terbentuk di pasar merupakan refleksi dari seluruh faktor yang ada di pasar. 
  • Ketiga, history repeats itself. Perilaku para investor dimasa lalu yang terjadi secara berulang-ulang dapat digunakan sebagai acuan dalam memprediksi perilaku di masa yang akan datang. 
  • Keempat, prices move in trend. Para analisis teknikal tidak berkeyakinan bahwa pergerakan adalah acak dan tidak dapat diprediksi. Harga akan bergerak dalam suatu arah (trend) tertentu dan akan berlanjut untuk beberapa saat.
Semoga Bermanfaat

Related Posts:

Sistem Operasi Perdagangan Forex

Dalam membahas operasi perdagangan forex, sangat banyak sub sub pembahasan yang akan kita pahami yakni di awali dari :

Untung vs Rugi,
Jika perdagangan barang terjadi secara spot, artinya jika kita membayar hari ini kita akan medapatkan barang pada hari ini juga, istilahnya cash and carry, maka perdagangan forex adalah perdagangan berjangka (future), dimana pembayaran terjadi hari ini dan penyerahan barang terjadi di kemudian hari, sesuai kesepakatan. Perbedaan antara pembayaran dan penyerahan barang inilah yang menyebakan perbedaan harga yang nantinya menjadi sumber keuntungan dari perdagangan forex.

Contoh: kita membeli dollar AS dengan harga Rp 9.000 pada hari ini untuk penyerahan satu bulan yang akan datang, yang artinya kita baru menerima dollar AS yang kita beli sekarang sebulan yang akan datang. Apa yang akan terjadi setelah sebulan yang akan datang? Tentu nilai dollar AS bisa saja berubah dari nilai pada hari pada hari transaksi, bisa naik, turun atau bahkan tetap dengan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar dollar tersebut. Jika harga dollar AS satu bulan kemudian menjadi Rp 8.000 maka kita mengalami kerugian sebesar Rp 1.000 sebab pada saat transaksi kita membeli di harga Rp 9.000. sebaliknya, jika sebulan kemudian harga satu dollar AS menjadi Rp 10.000 maka kita akan mendapat keentungan Rp 10.000. Lihat contoh dibawah ini:

Untung Rugi Perdagangan Forex - Tokotua Forex

Likuidasi,
Dalam perdagangan forex yang menganut perdagangan future, keuntungan dan kerugian itu tidak harus terjadi, selama kita tidak mengeksekusinya atau menutup posisi order. Ini berbeda dengan yang menganut forward di mana eksekusi penyerahan barang harus dilakukan pada waktu yang telah disepakati. Eksekuasi istilah resmi yang digunakan adalah likuidasi perdagangan forex, bisa kapan saja. Misalnya setelah satu bulan kita mendapati harga satu dollar AS menjadi Rp 8.000 berarti akan rugi Rp 1.000 dan jika kita likuidasi sesuai kesepakatan. Oleh karena itu kita bisa menundanya, setidaknya beberapa hari kedepan harga dollar AS akan naik lagi. Jika seminggu kemudian, perkiraan kita benar harga dollar AS naik menjadi Rp 10.000 maka bisa melikuidasinya dan mengantongi keuntungan senilai Rp 10.000.

Waktu likuidasi,
Dalam likuidasi diatas, kita menunggu sampai satu bulan, bahkan kita menambahkan waktu satu minggu lagi. Kalau begitu bertransaksi forex memerlukan waktu yang cukup lama? Jawabannya tidak, bahkan dalam hitungan menit pun kita bisa segera melakukan likuidasi, jika kita sudah mendapatkan keuntungan atau ingin mengurangi kerugian atau terpaksa menjual karena sedang membutuhkan uang. Disinilah kesempatan menjadi orang kaya mendadak bisa direalisasikan, demikian pula sebaliknya bisa jatuh miskin seketika.

Mata uang,
Dalam contoh diatas, mata uang dollar AS bertindak sebagai barang, sedangkan mata uang Rupiah bertindak sebagai alat pembayaran. Dalam perdagangan forex, dollar AS sering bertindak sebagai uang, sedang mata uang lain bertindak sebagai barang. Karena kita berada di Indonesia, maka rupiah akan selalu menjadi uang. Bahkan bisa tiga kali transaksi (arbitrage triangular). Misalnya, kita ingin bertransaksi membeli Yen (sebagai barang) dengan dollar AS (bertindak sebagai uang), maka transaksi pertama adalah kita membeli dollar AS. Setelah mendapat dollar AS kita menggunakannya untuk membeli Yen. Setelah menjadi Yen, kita bisa menggunakannya untuk membeli rupiah saat akan menggunakan uang kita di Indonesia.

Related Posts:

Perhitungan Transaksi Margin Trading

Meskipun margin memudahkan investor melakukan investasi, bukan berarti kemudahan itu merupakan keuntungan bagi investor. Artinya kalau investor telah melakukan perdagangan dengan sistem margin pasti akan mendapat keuntungan. Ingat, margin trading merupakan cara perusahaan pialang berjangka untuk memperluas nasabahnya.

Perhitungan Transaksi Margin Trading

Disisi lain, bila trader atau investor memanfaatkan margin trading, berarti trader telah memutuskan melakukan investasi. Dengan investasi itu telah melekat resiko yang harus ditanggungnya. Bahkan dalam literatur investasi, margin trading merupakan salah satu strategi investasi yang cenderung mendekati spekulasi.

Sebab, jika terjadi kerugian investasi dengan sistem margin ini akan menciptakan nilai yang lebih besar dari investasi dengan sistem fisik/cash trading. Untuk itu, agar bisa memanfaatkan margin trading secara menguntungkan, diperlukan teknik perhitungan yang cukup rumit.
Perhatikan contoh berikut:
  1. Sehari kemudian GBP meningkat harganya menjadi USD 1.8950 dan investor menjual (berarti overnight/menginap),
  2. Perusahaan pialang berjangka mengenakan fee USD 5 per lot untuk transaksi open buy saja, dan
  3. Bunga untuk GBP dengan posisi open buy adalah Rp. 5.612 per hari.
Apa yang akan terjadi? Kini aset menjadi USD 18.950 (USD10,000 x USD1.8950). namun, transaksi dengan margin trading menghasilkan keuntungan dan kerugian yang berbeda dengan transaksi cash trading. Pada transaksi margin trading keuntungan bersih yang diterima adalah USD89,44, sedang dengan sistem cash trading = USD100. Mana yang harus dipilih Transaksi margin atau transaksi cash?

Hati-hati! Kalau memperhatikan nilai absolutnya, tentu kita akan memilih transaksi cash, sebab nilai keuntungan lebih besar. Tetapi ingat! Untuk menghasilkan keuntungan USD100 sengan sistem transaksi cash itu, kita harus menanamkan uang sejumlah USD 19,850. Sebaliknya, untuk mendapatkan keuntungan USD94,44 dengan sistem perdagangan margin, kita cukup menanamkan uang sebesar USD100. Disinilah pentingnya kita memahami ilmu keuangan.

Dalam teori keuangan terdapat indikator penting yang disebut rate of return on equity (ROE), yaitu seberapa besar pengembalian yang didapat dengan penanaman modal tertentu, yang dirumuskan sebagai keuntungan bersih dibagi modal. Dalam contoh kita, dengan margin trading akan mendapatkan ROE 94,44% sedang dengan cash trading hanya akan mendapatkan ROE 0.53%. jadi, ROE margin trading lebih besar dari ROE cash trading, dengan demikian sangat menguntungkan kalau kita memilih transaksi dengan margin trading.

Bagaimanakah kondisi ini bisa dimanfaatkan? Kondisi demikian akan menguntungkan kalau kita mengetahui nilai tukar mata uang yang dibeli akan menguat, dan peningkatan itu bisa menutup seluruh biaya, yang terdiri atas fee, bunga, dan pajak.

Dan apa yang terjadi, seandainya ternyata nilai tukar GBP tidak menguat terhadap USD, sebaliknya malah melemah? Apakah masih menguntungkan melakukan transaksi dengan sistem margin trading? Misalnya, setelah posisi beli yang diambil tadi ternyata GBP malah turun mejadi USD1.18800 dan setelah ditunggu satu hari (overnight), ternyata GBP tetap saja di posisi itu. Dengan demikian kini aset sisa USD18.800. bagaimana dengan modal kita? Karena aset kita sudah menurun sebesar USD50, maka modal tinggal USD50 (USD100 – USD50). Bila seluruh biaya, fee dan bunga diperhitungkan, maka modal tinggal USD44.44.

Apa yang terjadi dengan keadaan demikian? Bila ingin mempertahankan portofolio (posisi kita), berarti kita harus menyetor modal lagi kepada perusahaan broker atau pialang berjangka, sebab perusahaan broker forex memberikan fasilitas initial margin 1% dari kontrak. Dengan demikan, dengan total nilai kontrak 1 lot (USD10,000), maka modal kita harus USD100 karena modal yang tersisa tinggal USD44.44, maka kita harus menyetor USD55,56 (USD – USD44.444).

Kapan kita harus menyetor tambahan modal tersebut? Tergantung dari peraturan yang ada, dan juga ketentuan masing-masing broker forex. Ada perusahaan yang mengirim tagihan tambhan modal (ini yang dimkasud dengan margin call) setelah modal dibawah 30% dari initial margin. Ada pula perusahaan broker forex yang baru mengirim tagihan tambahan modal setelah modal dibawah 25% dari initial margin.

Namun bila kita tidak bersedia lagi mempertahankan posisi, dengan sendirinya broker forex akan melikuidasi posisi beli tersebut, yaitu menjual GBP milik kita. Kalau ini sampai terjadi, maka kita menderita kerugian USD55.56 untuk investasi dengan margin trading dan USD50 untuk cash trading.

Lalu keputusan apa yang harus diambil? Memang tidak ada yang merencanakan investasi mendapat kerugian, tetapi ila ini terjadi ternyata yang melakukan transaksi dengan cash trading menderita kerugian lebih kecil, yaitu 0.72% dibanding yang melalui transaksi dengan margin trading, yang menderita kerugian 55.56%. jadi, bila kondisi mata uang yang kita beli cenderung melemah, akan lebih aman melakukan transaksi dengan cash trading. Tetapi ini tetap rugi. Jika ingin tetap ingin mendapatkan keuntungan harus melakukan strategi short selling, mengambil posisi jual lebih dulu baru melikuidasinya dengan posisi beli.

Related Posts:

Strategi Margin Trading Forex

Kali ini kita akan membahas mengenai bagaimana kita menghitung keuntungan dan kerugian dalam transaksi dengan sistem margin trading. Sekarang saatnya kita meningkat ke topik strategi menghadapi transaksi margin trading forex.

Strategi Margin Trading Forex

Dalam kasus posisi GBP menguat menjadi USD 1.8950, apa yang harus dilakukan trader/investor? Melikuidasi? Menahan? Atau adakah keputusan lain? Dalam posisi demikian sebenarnya ada tiga strategi yang bisa diambil, yaitu:
  1. Tidak mengambil keputusan apa-apa (hold/menahan)
  2. Melikuidasi dan mengambil keuntungan bersih USD95,
  3. Melipat gandakan keuntungan dengan menginvestasikan kembali keuntungan yang diterima.
Jika trader mengambil keputusan pertama, berarti dia tidak mengubah portofolio. Keputusan demikian akan menghadapi dua kemungkinan. Pertama, GBP melemah dalam jangka waktu tertentu. Bila ini terjadi, trader bisa bertahan sampai harga mendekati USD 1.8850 kembali. Kedua, melakukan cut loss (memperkecil kerugian) sebelum merugi lebih besar.

Sebenarnya trader masih bisa memetik keuntungan, jika berhasil melikuidasi pada harga tertentu di atas USD 1.8850 (jangan lupa hitung fee, bunga dan pajak). Kemungkinan kedua, kurs GBP terus menguat. Kalau ini yang terjadi, trader bisa melakukan profit taking (memetik keuntungan) selama melakukan hold, dan kemungkinan bisa mendapatkan keuntungan sebesar sesuai yang direncanakan.

Bila keputusan kedua yang diambil seorang trader, berarti dia cukup puas dengan keuntungan USD95 (tanpa menginap). Dengan keputusan ini trader menikmati ROE 95%. Keputusan ini cukup menguntungkan bila trader mempunyai cukup informasi bahwa GBP sulit untuk menguat lagi.

Bagaimana kalau trader mengambil keputusan ketiga? Keputusan ini memang bisa memperbesar keuntungan. Namun, sebagaimana kaidah investasi, semakin besar keuntungan semakin besar pula resiko yang harus dihadapi. Pemilihan keputusan menginvestasikan kembali keuntungan ini memang cocok bagi mereka yang, bersikap spekulan, atau risk taker. Strategi menginvestasikan kembali keuntungan memang berpotensi melipatgandakan keuntungan yang didapat. Strategi ini adalah menggunakan keuntungan yang diperoleh, untuk membeli lagi GBP atau mata uang lain.

Pada strategi ini berarti trader akan terus menginvestasikan keuntungannya. Pada saat awalnya, misalnya pasa pukul 10.00 pagi, trader membeli 1 lot (USD10,000) GBP, dengan harga USD 1,8850. Dengan demikian total aset trader adalah USD 18,850 , dengan margin trading 1%, berarti modal yang dibutuhkan USD100. Selanjutnya, pada pukul 13.00, harga GBP naik menjadi USD1,8950. Pada posisi ini trader mengambil strategi menginvestasikan kembali keuntungannya, yaitu USD95 (melikuidasi dengan menjual GBP, kemudian membeli kembali pada harga baru). Unutk memudahkan, hasil perdagangan ini kita sebut saja trade I.

Laba dari trade I inilah yang digunakan untuk membeli GBP, yang sekarang harganya sudah USD 1.8950. Jadi trader menambah kepemilikan GBP sejumlah 1 lot lagi, menjadi 2 lot. Dengan demikian, total aset yang dimiliki trader sekarang adalah USD37.900 (USD20,000 x USD18,950). Berikutnya, misalnya, pada pukul 15.00, kurs GBP meningkat lagi menjadi USD1,9000. Apa yang terjadi jika trader tetap mempertahankan strategi menginvestasikan kembali keuntungannya? Kali ini, dengan naiknya GBP sebesar USD10.005 total aset meningkat menjadi USD38,000. Jika trader melakukan likuidasi pada trader II ini keuntungan yang diterima trader adalah USD100 (USD38,00 – USD37,900). Keuntungan pada trade II diinvestasikan kembali untuk membeli 1 lot GBP dengan harga USD1.9000. Dengan demikian aset trader kini menjadi 3 lot (USD30,000) dengan nilai USD57,000 (USD30,000 x USD 1,9000).

Misalnya, setelah ditunggu sampai penutupan pasar, kurs GBP tidak naik. Tapi trader tetap menahan posisinya, sehingga harus menginap (overnight) dan dikenakan bunga 0.56%. Tapi ada pukul 11.00 hari berikutnya, trader mendapati kurs GBP naik menjadi USD 1.9050. Karena sudah mendapati GBP naik terus-menerus, trader kita berpendapat GBP akan segera melemah, dan menurut hasil analisisnya memang menunjukan demikian. Untuk mengantisipasi kondisi itu, trader melikuidasi posisinya dengan menjual seluruh 3 lot GBP pada tradelll ini memberi keuntungan USD150. Dengan demikian, trader telah melipatgandakan modalnya dari USD100 menjadi USD443.42. Jadi, hanya dengan memulai investasi sebesar USD100, trader bisa menjadikan jumlah uangnya menjadi 3 kali lipat lebih atau 300% lebih hanya dalam waktu 24 jam. Inilah hebatnya, strategi margin trading.

Related Posts:

Prinsip Dasar Analisis Teknikal Forex

Ada empat prinsip yang digunakan sebagai asas dalam melakukan Analisis teknikal, yaitu:

Prinsip Dasar Analisis Teknikal Forex

Market price discount discount everything,
Yang dimaksud dengan market price discount discount everything adalah kejadian-kejadian yang dapat menyebabkan gejolak dalam bursa valuta asing (trading forex) atau harga mata uang suatu negara secara keseluruhan. Adapun kejadian-kejadian tersebut bisa datang dari faktor ekonomi, politik fundamental, dan termasuk juga kejadian-kejadian yang tidak dapat di prediksi sebelumnya seperti adanya peperangan, bencana alam, dan lain sebagainya. Semuanya itu akan tercermin pada harga pasar.

Price moves in trend, Makna dari  price moves in trend adalah harga mata uang asing akan tetap bergerak dalam satu tren. Harga mulai bergerak ke satu arah, entah harganya turun atau naik. Tren akan terus berlanjut (tren naik atau tren turun) hingga pergerakan harga memperlambat dan memberi peringatan sebelum berbalik dan bergerak ke arah yang berlawanan.

Volume confirm the trend,
Berfokus pada pergerakan harga. Volume digunakan sebagai acuan untuk menentukan terjadinya suatu tren, baik tren yang bersifat bullish maupun sebuah tren yang bersifat bearish.

History repeats itself, Analisis teknikal pada Forex juga menggambarkan faktor psikologi para pelaku pasar. Dengan gambaran tersebut, maka pergerakan yang berulang  dapat dijadikan acuan untuk memprediksi pergerakan harga di masa yang akan datang.

Related Posts:

Struktur baru HTML 5

Seperti layaknya buku, halaman web memiliki struktur seperti navigasi, konten, header, footer dan lain lain.berdasakan hal ini, WHATWG lalu menambahkan beberapa tag baru untuk mendukukng struktur tersebut. Bila pada HTML4 dan XHTML kita harus menggunakan <table> atau <div> untuk membagi struktur, maka pada HTML5 dapat menggunakan tag baru berikut:

Struktur baru HTML 5

<section> - sama fungsinya dengan <div>
<header> - isi konten header disini
<footer> - isi konten footer di sini
<nav> - membuat menu navigasi
<article> - konten artikel (teks, gambar, link)
<aside> - membuat sidebar atau float page
<figure> - meletakkaan gambar dalam artikel

Pada dasarnya, bentuk dasar HTML5 masih sama seperti struktur dasar dokumen HTML pada umumnya:
<!DOCTYPE HTML>
<html>
<body>
<header> isi bagian header (banner, menu, dan lain-lain)
                <nav> menu navigasi bisa disini </nav>
</header>
<section> <article> Selamat Datang </article> </section>
</body>
</html>
Meski demikian, kita masih bisa menggunakan tag HTML versi terdahulu seperti <div> , <table> , <p> dan lain sebagainya.

Inline Elemen Baru HTML5
Berikut adalah elemen baru yang dapat digunkan oleh HTML5.
<mark> - untuk menandai elemen (teks, gambar)
<time> - informasi waktu dan tanggal
<meter> - konten dengan media ukur (misalnya %)
<progress> - menginformasikan progress
HTML5 tidak hanya mendukung form input standar, ia juga memberikan beberapa tipe input baru seperti datetime, month, week, number, range, email dan url.

Fitur Canggih HTML5
Dari banyaknya hal-hal baru yang ditawarkan HTML5 berikut adalah beberapa yang paling canggih:
  • Canvas Elemen:
Dengan tag <canvas>, area tersebut dapat digunakan untuk menggambar grafik secara dinamis menggunakan javascript. Misalnya seperti shape lingkaran, garis diagonal, hingga grafik 3 dimensi.
  • Video & Audio Elemen:
Sebelum HTML5, menyisipkan video atau audio dalam HTML memerlukan bantuan plugin pihak ketiga seperti Apple Quicktime atau Adobe Flash. Dalam HTML5, cukup gunakan tag <video> untuk menyisipkan file  video, dan <audio> untuk file audio.
  • Geolocation:
Melacak posisi user bukanlah hal baru di internet, misalnya menggunakan IP addres detection. Namun metode ini tidak selalu dapat diandalkan. Dengan HTML5 dan javascript, posisi user dapat dilacak menggunakan informasi dari Wi-Fi dan GPS. Mirip seperti yang digunakan pada Smartphone.
  • Offline Web Application
HTML5 memungkinkan User untuk terus berinteraksi dengan aplikasi web tanpa harus selalu online. Misalnya mengedit dokumen pada google docs atau mengedit foto di situs olah gambar seperti picnic.com

Dan masih banyak fitur baru lainnya seperti kemampuan untuk Drag and Drop, text api, datagrid, Cross document mesaging, SVG elemen dan lainnya.

Related Posts:

Pentingnya Margin dan Margin Call

Pentingnya Margin dan Margin Call Trading Forex - Tokotua ForexPada posisi investor atau trader forex berpotensi merugi, kemungkinan yang bisa dilakukan yaitu, perusahaan Broker Forex atau pialang berjangka melakukan margin call atau likuidasi posisi trader. Jika yang kedua, yang dilakukan, maka tamatlah riwayat posisi  trader dan trader harus menanggung semua kerugian.

Kerugian itu masih bisa dihindarkan jika trader memenuhi panggilan perusahaan pialang untuk menambah modal. Sebab, ada kemungkinan harga akan berbalik arah dan trader justru memetik keuntungan.

Karena itu, sangat penting memperhatikan margin dan margin call dari perusahaan pialang. Adapun manfaat dari margin dan margin call adalah :
  1. Margin memberikan trader kesempatan untuk mendapatkan leverage yang tinggi. Dengan initial margin yang hanya 1% dari nilai kontrak yang sesungguhnya, memberikan peluang bagi  trader untuk mendapatkan keuntungan 100%.

  2. Margin memberikan kepada trader fleksibilitas untuk memasuki posisi yang di dalam pasar tunai (cash trading) terlalu mahal. Untuk bertransaksi di pasar forex, misalnya, seorang  trader normalnya harus menyetor 100% modalnya untuk transaksi. Kalaupun mendapatklan fasilitas margin, maksimal hanya 50% dari kebutuhan modal. Dengan initial margin yang hanya 1%, trader forex online trading memiliki kesempatan untuk masuk posisi lebih mudah dan murah. 

  3. Bagi perusahaan Broker Forex atau pialang berjangka, maintenaince margin dan margin call adalah faktor yang menentukan dalam Manajemen risiko. Karena trader akan diperingatkan, agar segera menyetor tambahan modal ketika posisinya berpotensi untuk merugi. Di samping itu, trader masih punya kesempatan meraih keuntungan, seandainya harga berbalik arah.

  4. Margin call merupakan suatu panggilan untuk membangunkan trader agar bersikap realistis dalam bertransaksi, dan segera bertindak mengatur ulang posisi perdagangn. Tanpa, mekanisme margin call, trader bisa lupa bahwa posisinya sedang dalam kedaan bahaya besar. Dengan demikian margin call berfungsi sebagai wake up call bagi trader, untuk segera bertindak mengambil keputusan yang cepat dan tegas, sehingga dapat mengurangi bahaya dari resiko yang sedang mengancam posisinya.
Semoga dengan kita memahami Pentingnya Margin dan Margin Call tersebut bisa memberi nilai tambah agar dalam melakukan trading forex kita memperhitung segala kemungkinan yang bakal terjadi.

Related Posts:

Fungsi Analisis Teknikal

Fungsi Analisis Teknikal - Tokotua ForexAnalisis teknikal, yang biasa disebut dengan istilah indicator (indikator), pada dasarnya memiliki tiga fungsi yang luas, yaitu untuk memberi peringatan, konfirmasi, dan digunakan sebagai alat prediksi. Suatu indikator dapat bertindak sebagai pemberi peringatan dalam pengkajian pergerakan harga secara lebih dekat, karena indikator bisa memberikan informasi pergerakan
pasar forex yang sedang terjadi. Sehingga memudahkan kita dalam menentukan keputusan untuk melakukan transaksi.

Contohnya, jika ada suatu momentum memberi peringatan (warning), indikator dapat memberi sinyal suatu break atau support (support adalah garis bawah pada chart yang berguna sebagai titik level pada sebuah pergerakan harga, biasanya harga akan memeantul atau kembali keatas jika menyentuh garis support. Dan apabila tembus melewati garis bawah support, maka harga akan turun kebawah sampai menemukan titik support yang baru).

Atau sebaliknya, jika didapati suatu bentuk kenaikan harga, indikator dapat bertindak sebagai tanda peringatan suatu penembusan resistence (resistence adalah Garis atas atas yang berguna sebagai titik level pada sebuah pergerakan harga, ketika harga menyentuh garis resistence, maka harga akan memantul turun kebawah dan apabila harga tembus melewati garis ini maka harga akan terus naik sampai menemukan titik resistence  yang baru).

Indikator dapat digunakan sebagai konfirmator perangkat Analisis teknikal yang lain (biasanya para trader forex menggabungkan beberapa indikator sebagai dasar menentukan tren market, sebagai contoh seperti MA (Moving Avarage) dengan RSI (Relative strength index) atau bisa juga menggunakan CCI (Commodity Channel Index), apabila kedua indikator tersebut memebarikan sinyal bahwa market akan buy, maka trader akan melakukan Open Buy Position. Jika terdapat suatu penembusan atas grafik harga, persilangan moving avarage yang berkaitan dapat digunakan untuk mengkonfirmasi penembusan (persilangan ini biasanya menggunakan dua indikator MA yang berbeda periodenya. Jika dua periode tersebut tembus dari satu periode ke periode yang lain, maka akan menjadi entry untuk melakukan Buy ataupun Sell). Beberapa investor dan trader juga menggunakan indikator untuk memprediksi arah dari pergerakan harga di masa datang.

Kesimpulannya, indikator atau analisis teknikal berfungsi dalam membaca grafik, karena merupakan refleksi dari semua kejadian termaksud respon pasar terhadap fundamental ekonomi. Analisis teknikal tidak memerlukan atau tidak mengabaikan penyebab pergerakan harga, namun justru mengamati pergerakan harga. Fluktuasi pasar modal yang terbaca dalam grafik merupakan tanggapan pasar modal. Jika permintaan naik maka grafik akan bullish, dan jika permintaan turun maka grafik akan bearish.

Related Posts:

Cara Tepat Belajar Memulai Bisnis Online

Memulai sebuah Bisnis Online mungkin akan menjadi salah satu hal yang terbaik yang dapat dilakukan oleh seseorang dalam hidupnya, Ia tidak hanya akan memberikan kebebasan untuk menjadi bos bagi diri sendiri dan membuat keputusan sendiri, tetapi juga jika sukses, Anda akan secara finansial tercukupi. Lalu bagaimana cara belajar memulai sebuah bisnis online? Silahkan simak tips-tips berikut:

Cara Belajar Memulai Bisnis Online - Tokotua Forex
Langka 1:
Bacalah sebanyak mungkin buku-buku bisnis. Ada banyak jenis buku-buku bisnis: Buku panduan bisnis langkah demi langkah, buku bisnis cerita motivasi, buku-buku tentang perusahaan-perusahaan besar dan kecil, manajemen keuangan, penjualan, dan marketing. Disamping itu silahkan cari situs-situs yang menyajikan tentang Bisnis yang saat ini sudah banyak di internet.

Langkah 2:
Lakukan riset secara online. Ada begitu banyak resources online tentang bagaimana cara memulai sebuah bisnis, jadi ambil salah satu dan ikuti saran-saranya!

Langkah 3:
Cari seorang mentor atau pelatih bisnis. Jika Anda benar-benar serius dengan bisnis online, maka mencari seseorang yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda adalah permulaan yang sangat baik. Sang mentor akan mengajari Anda yang mereka ketahui, umumnya berdasarkan pengalaman-pengalaman mereka, jadi Anda dapat memastikan bahwa apa yang mereka sarankan adalah benar dan jujur. Mintalah kenalan Anda yang telah sukses dalam bisnis online untuk menjadi mentor Anda. Lalu perhatikan apa saja yang mereka sarankan dan ambil salah satu saran yang paling sesuai dengan jenis bisnis Anda.

Langkah 4:
Mulai saja! Bagian terberat menjalankan sebuah bisnis adalah memulainya. Kita cenderung berpikir bahwa kita harus tahu SEGALA SESUATU tentang bisnis yang akan kita jalani. Yang benar adalah jangan takut untuk memulai karena itu akan lebih memotivasi Anda untuk lebih memahami dan belajar dengan lebih baik tentang apa yang harus anda ketahui.
Tips & Peringatan
Ketika melakukan riset online, lakukan penelitian tentang bidang yang mirip dengan ketertarikan Anda. Jika anda tertarik memulai Bisnis Paid Review, Anda tidak perlu belajar cara mendesain dan menjual web page.
Sebelum memulai, sebaiknya anda buat sebuah business plan untuk memberi anda gambaran tentang cara menjalankan serta mendanai bisnis anda, sehingga anda bisa memaksimalkan bisnis anda ini. Ada banyak buku tentang cara mambuat business plan, jadi pelajari juga masalah ini.

Semoga tips tips diatas bisa bermanfaat, lebih dan kurangnya silahkan di tanggapi melalui form   komentar agar kita semua lebih mengerti dan tidak terjebak dengan tipu-tipuan (scam) yang telah banyak memakan korban di ranah Bisnis online ini. Silahkan baca artikel yang tidak kalah menarik tentang: Pengertian Investasi dan Tips Memilih Investasi.

Related Posts:

Jenis - Jenis Margin Forex

Jenis Jenis Margin - Tokotua ForexMargin Forex dikatakan sebagai dana yang harus disetor oleh investor, namun jumlah setoran tersebut berbeda-beda untuk setiap jenis margin. Berikut ini akan kita bahas satu-persatu mengenai jenis-jenis margin tersebut.

Initial margin/original margin,
Dalam bahasa Indonesia Initial margin biasa disebut juga margin awal, yaitu sejumlah uang yang disetor oleh investor pada saat pembukaan account.

Jumlahnya sesuai kesepakatan awal yang dibuat antara investor dan pialang berjangka, biasanya dinyatakan dalam persentase dari nilai kontrak. Dalam commodity future lazimnya initial margin ditetapkan berkisar 5-10% dari nilai kontrak. Besarnya margin berbeda-beda sesuai dengan nilai kontrak, waktu, dan gejolak harga yang terjadi. Dalam perdagangan forex initial margin ditetapkan 1% dari nilai kontrak. Jadi lebih kecil dari initial margin pada perdagangan komoditi berjangka. Karena dalam pasar forex nilai kontrak ada dua, yaitu size besar USD100,000 dan size kecil 10,000 maka besar nilai initial margin pada perdagangan forex adalah USD1,000 (Rp 10.000.000) atau USD100 (Rp 1.000.000), jika kurs rupiah ditetapkan Rp 10.000 per dolar AS (Amerika Serikat).

Variation margin,
Istilah yang digunakan dalam bahasa indonesia adalah margin sela, yaitu merupakan tambahan margin yang disetor karena besaran margin selanjutnya telah berada di bawah besaran margin awal, sebagai akibat pergerakan harga yang berlawanan dengan yang diperkirakan semula.

Maintenaince margin,
Dalam bahasa Indonesia istilah yang digunakan adalah margin minimum. Margin ini merupakan besaran nilai yang harus dijaga atau dipelihara oleh investor dalam melakukan transaksi. Umumnya margin minimum ini ditetapkan sekitar 75%-80% dari margin awal.

Margin call,
Jenis ini mirip dengan margin sela, yaitu jumlah dana yang harus disetor kembali oleh investor. Hanya saja, dalam margin call setoran dana harus dilakukan jika dana yang outstanding sudah berada dibawah maintenaince margin, bukan initial margin. Jika investor mendapat margin call berarti investor harus menambah dananya sampai ke level initial margin, kalau tidak dilakukan, posisinya akan ditutup oleh perusahaan pialang.

Related Posts:

Definisi dan Pengertian Margin Trading

Definisi dan Pengertian Margin Trading - Tokotua ForexForex margin trading merupakan bagian yang sangat penting dan harus wajib dipahami setiap investor dalam bertrading forex. Bisa dianggap bahwa margin adalah darah kehidupan (lifeblood). Di pasar saham, margin merupakan fasilitas yang yang diberikan perusahaan Pialang atau broker saham kepada investor. Namun, pinjaman ini tidak harus dikembalikan secara terjadwal, sebagaimana pinjaman dari bank.

Investor baru mengembalikan bila berhasil menjual saham yang dibelinya dengan harga yang lebih tinggi dari harga belinya. Atau sebaliknya, berhasil melikuidasi posisi jualnya (short selling), membeli dengan harga lebih rendah dari harga jual. Sebagai imbalan atas fasilitas yang disediakan perusahaan pialang berjangka itu, investor harus membayar bunga pinjaman dan fee.

Pada pasar Forex, margin bukan merupakan fasilitas yang diberikan perusahaan pialang berjangka. Artinya, perusahaan pialang berjangka tidak perlu ‘’menalangi’’ kebutuhan dana investor yang melebihi dana yang dimilikinya untuk berinvestasi. Konsep yang berbeda ini disebabkan pada perdagangan forex atau umunya future market tidak memerlukan penyerahan (nondelivery) barang yang menjadi subyeknya, misalnya saham.

Margin dalam perdagangan forex merupakan uang jaminan yang disetorkan ke perusahaan pialang berjangka, agar investor bisa melakukan transaksi melalui perusahaan pialang berjangka tersebut. Sebagai contoh, kita mendapat transaksi seperti berikut:
Harga pasar GBP1 = USD1.8850
Beli USD10,000 (1 lot)
Nilai transakasi: USD 18,850 (USD10,000xGBP1.8850)
Initial margin : 1%
Dibutuhkan dana : USD100 (1%xUSD10.000)

Ketika harga pasar GBP1 = USD1.89.50
Jual : USD10,000 (1 lot)
Diperoleh hasil : USD18,950 (USD18,950-USD18,850)
Keuntungan : USD100 (USD18,950-USD18,850)
Rate of return : 100% (USD100/USD100x100%)
Disini kita melihat investor melakukan open posotion dengan membeli 1 lot GPB (USD10,000) dimana harga GBP adalah USD1.8850. Dengan demikian, dana yang dibutuhkan adalah USD18.850, atau investor harus menyetor dana sebesar itu sebagai modal trasaksi 1 lot GBP.
Oleh karena itu, dilakukan dengan sistem margin, dan margin yang di tetapkan adalah 1% dari nilai kontrak, maka investor cukup menyetor modal USD100 (1%xUSD10,000). Lalu darimana dana yang USD9,900? Karena dalam future trading tidak ada penyerahan maka diperlukan kekurangan dana tersebut.

Jadi, untuk membeli GBP senilai USD10,000 itu, investor cukup menyediakan dana USD100. Sedang dalam perdagangan saham, untuk bisa bertransaksi saham senilai USD100,000, investor harus menyetor margin USD50,000. Kekurangan yakni USD50,000, akan dipinjam dari perusahaan pialang saham.

Isi Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi, margin didefinisikan sebagai jumlah uang atau surat berharga yang harus ditempatkan nasabah kepada pialang berjangka, pialang berjangka kepada anggota kliring berjangka, atau anggota kliring berjangka kepada lembaga kliring berjangka, untuk menjamin pelaksanaan transaksi kontrak berjangka. Margin disetorkan untuk setiap amanat nasabah yang ditempatkan kepada pialang berjangka. Hal itu bertujuan sebagai jaminan pelaksanaan transaksi kontrak berjangka yang dibuat berdasarkan amanat tadi.

Related Posts:

Tren Analisis Teknikal Forex

Tren Analisis Teknikal - Tokotua ForexSalah satu prinsip dari Analisis teknikal adalah tren harga, dan terkait hal tersebut dasar-dasar yang digunakan untuk menganilisis tren diantaranya adalah: tren primer, sekunder dan minor. Tren Primer adalah tren terbesar berlangsung selama lebih dari setahun, sementara tren sekunder adalah tren menengah yang berlangsung selama tiga minggu sampai tiga bulan dan sering dikaitkan dengan gerakan melawan tren primer. Tren minor sering berlangsung kerang dari tiga minggu dan berhubungan dengan gerakan-gerakan dalam tren sekunder. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas secara satu per satu.

Tren Primer
Dalam Dow Theory, tren primer adalah tren utama dari pasar forex. Tren primer juga akan berdampak pada tren sekunder dan minor. Tren Primer akan berakhir dan berbalik arah menjadi bearish ketika harga tidak tembus dari garis trend line (support). Tetapi jika harga tidak tembus dari trend line (support) maka harga akan terus naik (bullish).

Tren Sekunder
Tren sekunder berguna sebagai koreksi terhadap tren utama (Primer). Bergerak berlawanan arah dengan tren primer. Karena tren sekunder adalah tren menengah yang berlangsung hanya dalam waktu tiga minggu hingga tiga bulan, maka dengan tren ini investor/trader bisa mendapatkan keuntungan dalam jangka menengah. Jika muncul harga tertinggi pertama, maka akan disusul dengan harga tertinggi kedua. Akan tetapi, jika harga tertinggi kedua lebih rendah dari harga tertinggi pertama, maka harga akan cenderung turun (bearish).

Tren Minor
Tren terakhir dari Dow Theory adalah tren minor. Tren ini berlangsung kurang dari tiga minggu. Ketika harga tertinggi pertama lebih tinggi dari harga tertinggi kedua, dan ketika harga menembus garis bantu trend line (support), maka harga akan turun. Begitu juga sebaliknya. Tipe tren minor kurang begitu menonjol atau tidak begitu difokuskan dalam sistem Dow Theory. Mereka cenderung fokus pada tren jangka menengah dan jangka panjang seperti halnya primer dan sekunder.

Related Posts:

Mengenal HTML 5

HTML (HyperText Markup Languange) merupakan bahasa pemograman terstruktur yang dikembangkan untuk berbagi informasi melalui internet. Dikembangkan oleh W3C (world wide web consortium) semenjak awal teknologi internet, HTML terus dikembangkan agar dapat menampilkan lebih banyak konten selain teks dan gambar, seperti menu interaktif, suara, video dan lain sebagainya.

Mengenal HTML 5 - Tokotua Forex

Pada tahun 2004, beberapa anggota W3C mendirikan sebuah kelompok baru bernama WHATWG (Web Hipertext Application Tecnology Working Group) untuk mengembangkan HTML 5 – sebuah versi ter-mutakhir dari HTML. Meski pengembangan HTML 5 ini belum final, kita sudah dapat menggunakannya pada beberapa browser modern yang populer seperti Crome, Firefox, Opera, Safari dan Internet Explorer 8.

HTML 5 Doctype dan Charset
Doctype digunakan untuk menginformasikan versi HTML yang digunkan kepada browser. Dulu, doctype ditulis dengan bentuk yang sangat sulit dipahami manusia:
<!DOCTYPE html PUBLIC “-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN” “http://www.w3org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
Sementara itu, bentuk doctype HTML5 sangat sederhana karena cukup menggunakan dua kata “doctype” dan “html”
<!doctype html>
Charset alias Character Set untuk HTML5 juga lebih sederhana, cukup dengan menuliskan:
<meta charset=”UTF-8”>
Bandingkan dengan bentuk charset HTML 4 dan XHTML:
<meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html; charset=utf-8” />
HTML5 menang mutlak karena informasi yang ditampilkan dalam bentuk yang sederhana. Saya sendiri pengen beralih menggunakan Struktur HTML 5 hanya pengetahuannya belum sampai kesana,  semoga dengan artikel ini ada sesepuh-sesepuh yang bisa membantu atau merekomendasikan cara menggunakan HTML 5 dan CSS3. Dan untuk para sahabat blogger yang sama-sama belum mengethui lebih jauh tentang HTML ini, semoga bisa memberi sedikit gambaran dalam proses transisi dari HTM-4 / XHTML ke HTML-5. Terima kasih

Related Posts:

Sumber Berita untuk Analisis Fundamental

Sumber Berita untuk Analisis Fundamental  - Tokotua ForexSetelah mengetahui Berita Penting dan berpengaruh dalam Analisis Fundamental, memang sudah cukup membantu untuk menghasilkan analisis fundamental yang memadai. Tapi akan jauh lebih jauh memudahkan dan menambah akurasi analisis jika berita tersebut berasal dari sumber yang kredibel. Apalagi kalau sumber tersebut bisa menyajikan informasi yang banyak dan bervariasi.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa, pasar Forex bereaksi secara langsung dan cepat terhadap berita atau informasi terkini. Jika kita terlambat mengetahui informasi atau berita, ini akan menjadi ancaman besar bagi kita sebagai trader. Sebab akan terlambat bahkan salah dalam mengambil keputusan investasi. Ini berarti loss. Pelu diingat pula bahwa, tidak semua informasi atau berita terkini bisa digunakan sebagai dasar untuk melakukan analisis fundamental. Lalu berita mana dan dimana kita bisa mendapatkan yang terbaru, yang bisa dipercaya, cepat diakses, dan mudah dimengerti???

Untuk sumber berita terbaik trading forex, umumnya berbahasa Inggris. Dan bisa diakses beberapa website Forex news yang terkenal, diantaranya : forexnews.com dan bloomberg.com. Selain website tersebut, berita pendukung lain berupa berita yang berkaitan dengan Forex, dapat kita ketahui lewat saluran televisi seperti CNBC atau Bloomberg TV. Website forex news menyediakan akses suatu titik tunggal dari informasi online terdistribusi, seperti dokumen yang bisa didapat melalui mesin pencari, kanal berita dan link ke situs-situs khusus.

Sampai saat ini masih sedikit website forex news yang menggunakan layanan dalam bahasa Indonesia. Salah satu di antaranya yang dapat dijadikan sebagai contoh adalah vibiznews.com, website ini menyediakan berita dan data terkini yang berguna untuk pembuatan analisis fundamental. Bukan hanya itu, website ini menyajikan berita-berita dan artikel mengenai komoditi berjangka, indeks harga saham, berita ekonomi secara umum, dan masih banyak lagi. Disini kita bisa melakukan banyak hal terutama yang berkaitan dengan forex. Untuk meng-update data kurs, khususnya mata uang utama dunia (major currencies), atau data tentang harga komoditi berjangka dipasar Jepang, dan juga indeks harga saham.

Jika kita ingin mengetahui perkembangan berita dan data secara cepat dan lengkap dengan jadwal pengumuman terakhirnya, bisa diakses di menu Vibiznews Global Calender. Informasi ini akan terus di-update dengan segera, begitu data terakhir dirilis, sehingga kita dapat mengikuti pergerakan pasar dengan cepat.

Related Posts:

Jangan Bilang Program TV Kita Memprihatinkan Sebelum LihatAssalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh, sobat sekalian....

Posted by DagelanDoang on 27 Juli 2015